LINUX

Sistem File Linux dan Macinthos

Posted on Updated on

Setelah mengetahui definisi dan fungsi dari Sistem File serta macam2 file sistem pada OS Windows, sekarang kita lanjut dengan memahami Sistem File Linux dan Mac OS.

Sistem File pada Linux
Diantara OS lainnya (Windows dan Mac), linux dengan slogan “free adalah OS yang mendukung banyak File Sistem berbeda, walaupun dalam aplikasinya yang umum digunakan adalah Ext* Families dan Reiserf

  1. Ext2 ~ sistem file paling tua (dikenalkan pada 1993 dan ditulis oleh Rémy Card, Theodore T. dan Stephen Tweedie) dan paling ampuh serta menjadi dasar dari segala distribusi linux
  2. Ext3 ~ peningkatan dari Ext2 dg beberapa keuntungan :
    • Journaling
      waktu recovery saat shutdown mendadak lebih cepat tapi membutuhkan memori lebih & memperlambat operasi I/O
    • Integritas Data
      menjamin integrasi data pasca terjadi error atau Unclean shutdown
    • Kecepatan
      mempunyai throughput lebih besar dengan memaksimalkan pergerakan head harddisk
    • Mudah dilakukan migrasi tanpa format ulang
  3. Ext4 ~ peningkatan dari Ext3 yang dirilis secara lengkap dan stabil mulai kernel 2.6.28 dengan pengalamatan 48-bit blok
  4. JFS ~ dikenal dg IBM Journal File System (IBM AIX® OS) dan sistem file pertama yang menawarkan journaling dimana menggunakan sumber daya CPU paling sedikit, cepat diformat, mounting, fsck, kinerja baik, tapi dukungan tidak sebanyak dan seluas Ext dan Reiserf FS
  5. Reiserf FS ~ dibuat berdasar balance tree yang cepat dan unggul walau menggunakan algoritma yg rumit dimana sangat efisien dalam pemanfaatan ruang disk

Sistem File pada Macinthos

  1. MFS (Macinthos File System) ~ file sistem yang digunakan untu media storage disket. Diperkenalkan pada Januari 1984 dengan kapasitas 20Mb (1400file)
  2. HFS (Hierarchical File System) ~ dirancang pada floppy dan HDD (media read only + CD-ROM). Diperkenalkan pada September 1985 untuk Mac OS System 2.0 dengan karakteristik :
    • Mendukung model direktori berhirarki
    • File maximum 4Gb
    • Disk maximum 4Gb
    • File maximum 65.535
  3. HFS+ ~ dirilis pada 19 Januari 1998 untuk Mac OS 8.1 dan HDD iPod dengan ukuran file dan disk tak terbatas

Source :
Dosen Gufron
Kaaeka

♉ Semoga Bermanfaat ♉

Packet Treacer in Linux

Posted on Updated on

Setelah berhasil melakukan instalasi Packet Tracer di Windows dan sempat latihan bersimulasi dalam mengkonfigurasi sebuah jaringan 😉

akhirnya, demi melatih dan menempa diri (itung2 menambah pengalaman) saya memutuskan untuk menginstall Packet Treacer di Linux dimana sebelumnya saya sudah melakukan formasi Dual Boot pada Lapi dengan menggabungkan Windows 7 dan Linux Mint 11 (Kayta) 😎

Pertamanya sihhh, cari2 tutorial dari mbah google. Dan walaupun sudah menemukan, masih saja terlintas perasaan takut crash, salah hingga takut lapi hang. Tapi karena sudah terlanjur nekat, terlebih dengar kabar dari kawan2 bahwa untuk materi perkuliahan selanjutnya prosesi simulasinya dilakukan menggunakan Linux :mrgreen:

Pasca testing sesuai tutorial, ternyata prosesnya tidak sesulit dan serumit yang aq bayangkan 😳 cz paling yang bikin lama adalah acara download Packet Tracer versi Linux yang sizenya lumayan besar (hampir 100Mb). Adapun prosesi instalasinya bisa dibilang mudah (bagi nuwbie yaa harus perlahan) dan lebih simple daripada di windows (hehehheeee …)

Langkah Instalasi

  1. download file Packet Tracer versi Linux
  2. Buka Terminal
  3. Login as Root
  4. Copy’kan file ke directory /home
  5. Masuk ke direktory /home dan Lakukan chmod 777
  6. Install
  7. Cek hasil di Application – Internet – Cisco Packet Tracer

Notes :

  • Download Installer versi Linux Disini
  • Unduh panduan instalasi : Here

Linux via USB

Posted on Updated on

Yupzzz ,
Ini adalah pengalaman’q kala minta bantuan seorang kawan tuk mengcopy file .ISO Linux guna aq install di laptop sehingga jadi Dual Boot yaitu sebuah sistem yang memungkinkan 2 sistem operasi (OS) dapat dijalankan dalam 1 PC atao laptop.

Tau kebingungan’q dikarenakan lupa bawa CD-R tuk burning filenya, eHhh si-teman malah nanya apa aq bawa USB tuk diisi program image sehingga bisa dijadikan sebagai penganti CD Installer Linux 😕

Dengan masih menyisakan rasa bingung, penasaran dan tanda tanya yang menyelimuti, akhirnya aq tau juga 😉

eHmmm ,
ternyata si-teman menggunakan Unetbootin yaitu sebuah aplikasi yang memang dirancang khusus untuk memudahkan user dalam membuat “Bootable Live USB untuk beragam distro Linux laiknya Live CD tapi tanpa melakukan burning CD 😎 Read the rest of this entry »

7 Jendela Julia

Posted on Updated on

Sebenarnya ini adalah kisah “My R46 ”.
Lapi merk BenQ yang sudah menemani perjalanan hidup’q selama 1.5 tahun ini sebelumnya diakuisisi secara mutlak dan aklamasi oleh 7 Jendela dimana tidak bisa dipungkiri telah banyak membantu’q dalam menyelesaikan beragam permasalahan selama ini 😉

Tapi ,
Diakui atau tidak, dibalik beragam kemudahan yang diberikan ternyata masih menyisahkan sedikit rasa galau, takut dan was2 terlebih jika sudah menyangkut masalah VIRUS dan belbagai ragam jenisnya 😳

Yupzzz .,
guna meminimalisir rasa khawatir yang sempat menyelimuti, aq tertarik untuk kembali melakukan MERGER dengan salah satu distro Pinguin yang sempat aku abaikan sebelumnya 😕

Akhirnya, Ditengah kesepakatan merger itu kemudian disepakati untuk memakai jasa Julia guna melengkapi proses Dual Boot karena dinilai mudah, familiar dan user frendly 😎

Aplikasi Qur’an di OpenOffice

Posted on Updated on

Bagi pengguna Word mungkin sudah mafhum untuk menulis Al-qur’an dengan mudah dan cepat bisa menggunakan aplikasi QuranInWord, pun begitu juga dengan pengguna OO writer tak perlu risau dan sedih cz sudah ditemukan aplikasi sepadan bernama QIOO, sebuah extention untuk menampilkan teks Al-Qur’an ke dalam OO Writer 🙂

Langkah :

  1. Download aplikasinya Disini, truzzz ekstrak
  2. Copy font ScheherazadeRegOT.ttf
  3. $sudo bash
    $cp /home/caktuh/Desktop/ScheherazadeRegOT.ttf /usr/share/fonts/truetype/freefont

    tuk versi Windows : copy font ScheherazadeRegOT.ttf ke direktory C:\Windows\Fonts

  4. Pada OO Writer, pilih Tools – Extention Manager truz klik Add tuk install QiOO-0.XX.oxt
  5. Restart OO Writer
  6. Klik Tools – Option – Language Settings – Languages truzzz centang pada opsi “Enabled for CTL (Complex Text Layout)
  7. Coba menampilkan dengan klik menu AlQuran

— Selamat Mencoba 🙂 —