jaringan

Setting DHCP di Router Packet Tracer

Posted on

Pada tutorial sebelumnya, routing static dengan 2 router atau 3 router dimana PC terhubung secara manual dengan IP Statik.

Berikut adalah cara untuk merubah IP statik menjadi dinamis di Packet Tracer

dhcpSetting DHCP pada Router0
Router(config)#ip dhcp pool R0
Router(dhcp-config)#network 192.168.10.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.1
Router(dhcp-config)#exit
Router(config)#ip dhcp excluded-address 192.168.10.1 192.168.10.10
Router(config)#

Keterangan:
1. ip dhcp pool R0 : nama dari pool
2. excluded-address : ip (atau range IP) yang tidak boleh dipakai oleh client

Advertisements

Routing Static 3 Router

Posted on

Sebelumnya, saya telah membagi tutorial menghubungkan 2 router dengan Routing Static yakni routing dilakukan secara manual dengan mendefinisikan setiap network tujuan dan gateway (berupa IP Address atau Interface)

Kali ini saya akan membagi tutorial menghubungkan 3 router dengan routing static
routing-static-3

Tutor lengkap bisa didapat disini

Note
Salah satu router yang menghubungkan 2 router lainnya diberi tambahan interface

🙂 SEMOGA BERMANFAAT 🙂

Routing Static 2 Router di Packet Tracer

Posted on

Kemaren ada siswa yang tanya perihal konfigurasi 2 router dengan Packet Tracer. Tampak rasa panik dan kebingungan terukir di wajah mereka karena sudah berkali-kali nyoba tapi tetap belum bisa terkoneksi 😦

Sebenarnya, tuk tutorial sudah banyak di google
Tapi tidak ada salahnya juga kalau ikutan berbagi informasi dan ilmu 🙂

Berikut tutorial konfigurasi 2 router di Packet Tracer menggunakan Routing Static
routing-static

Dari skema topologi di atas, setelah dilakukan pemberian IP di kedua router, maka dilanjutkan dengan proses routing agar setiap PC yang terhubung di masing2 router bisa saling terhubung.

Router0
Router(config-if)#ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 10.10.10.2

Router1
Router(config-if)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 10.10.10.1

Note:
Mekanisme ip route adalah melakukan routing dengan mendaftarkan ip yang tidak terhubung langsung dengan si router. Pada Router0, network yang tidak terhubung langsung yaitu 192.168.20.0/24 yang ada pada Router1 melalui jalur 10.10.10.2/24. Pun pada Router1, network yang tidak terhubung langsung yaitu 192.168.10.0/24 yang ada pada Router0 melalui jalur 10.10.10.1/24

Untuk lebih detail, tutorial bisa diakses disini

🙂 SEMOGA BERMANFAAT 🙂

Sistem Operasi Jaringan

Posted on Updated on

Jenis”SistemOperasi” yang ditujukan untuk menangani kebutuhan Jaringan

Tidak seperti OS biasa yang dirancang untuk single user, Sistem Operasi Jaringan ditujukan untuk melayani keinginan pengguna dengan banyak layanan seperti berbagi file, printer dll

Fungsi

  • Mengelola sumber daya jaringan
  • Menyediakan layanan
  • Sharing resources
  • Media komunikasi
  • Integrasi Data
  • Keamanan Data (hak akses dan permission)
  • Pengembangan dan Pemeliharaan

sistem operasiMacam

  1. Windows Based
    • Windows NT
    • Windows 2000 Server
    • Windows 2003 Server
    • Windows 2008 Server
    • Windows 2012 Server
  2. Unix Based
    • Minix
    • SunSolaris
    • Novell
    • FreeBSD
  3. Linux Based
    • Debian
    • Fedora
    • Slackware
    • Suse
    • Redhat

Berdasar Mode Instalasi
Berdasar pada proses instalasinya, OS Jaringan diklasifikasikan menjadi :

  1. CLI (Command Line Interface) ~ mode instalasi berbasis text
  2. GUI (Graphical User Interface ~ mode instalasi berbasis grafis [interface + mouse + keyboard]

Read the rest of this entry »

IP Address

Posted on

Agar bisa saling berkomunikasi, baik komputer maupun laptop yang terhubung dalam sebuah jaringan diberikan alamat sebagai identitas 😎

IP Address
Adalah sebuah alamat identifikasi host pada jaringan, sehingga data yang dikirim bisa diterima oleh alamat yang dituju. Guna meminimalisir terjadinya crash atau conflict, maka setiap host harus memiliki IP yang unik.
ip

Penulisan IP Address direpresentasikan dalam struktur biner 32 bit yang tersusun dalam 4 oktet (oktal) dengan masing2 8 bit dan dipisahkan dengan titik (.)

Dari struktur 32 bit itu, IP diklasifikasikan dalam 2 bagian :

  1. NetworkID ~ merujuk pada alamat jaringan dimana host berada
  2. HostID ~ merujuk pada alamat host
  3. ID
    #dalam bentuk sederhananya
    #NetID ibarat JALAN dan HostID adalah NO. RUMAH

Read the rest of this entry »

Diagnosa Kesalahan pada WAN

Posted on

Salah satu tugas seorang admin adalah melakukan diagnosa terhadap pelbagai permasalahan yang timbul dalam jaringan, terlebih dalam scope WAN.

unnamedSetiap komponen yang terhubung dalam jaringan luas sangat rentan terhadap gangguan bahkan mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor al :

  1. Tegangan Listrik ~ tegangan yang tidak stabil, sering naik turun atau mati mendadak sangat mempengaruhi kinerja komputer, wireless dan pelbagai peralatan yang bersumber pada listrik
  2. Mati atau tidak berfungsinya komponen ~ gejala alam (petir, angin kencang) dapat menyebabkan peralatan terbakar, korosi (berkarat) disebabkan ruang yang lembab dan pemakaian dalam waktu lama tanpa adanya perawatan berkala
    • Server : seluruh jaringan tidak berfungsi
    • Workstation : komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan dan berkomunikasi dengan server
    • Hub / Switch : lampu indikator power Hub/switch mati
    • Kabel
    • 1) Fiber (SC dan ST) ~ sangat jarang mengalami kerusakan, tapi memerlukan penanganan khusus
      2) UTP (RJ-45) ~ konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar) & susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus
      3) Coaxial (BNC) ~ konektor yang longgar (tidak konek) dan kabel short menyebabkan system jaringan akan down

  3. Software ~ tidak jalannya aplikasi di wireless, konflik IP dll

Note :
Karena dalam kinerjanya (Jaringan WAN) semua komponen saling terhubung dan terkait, maka proses diagnosa kesalahan atau pun kerusakan harus dilakukan secara terstruktur dan sistematis guna mempermudah dalam perbaikan. Perawatan berkala sangat membantu meminimalisir terjadinya kerusakan pada komponen2 jaringan.

♉ Semoga Bermanfaat ♉

Admin ~ Service | Security

Posted on Updated on

Disamping SKILL yang harus dimiliki guna membantu dalam mempermudah kinerjanya dan menunjang kualitas tugasnya, seorang admin juga dituntut untuk ekstra keras terlebih dalam memahami perlbagai jenis dan tipe pengganggu yang berusaha “menyerang jaringan, al :

  1. Interruption : data dirusak, saat dibutuhkan tidak ada ~ DoS Attack, Flooding
  2. Interception : menyadap, mengintai atau memata-matai untuk mengakses dan mengambil-alih kontrol ~ Password Sniffing
  3. Modification : menyadap lalu lintas (trafik) informasi dan merubahnya (data) ~ Virus, Worm dan Trojan
  4. Fabricattion : mengintai dengan tujuan memalsukan informasi (Spoofed Packets)

Adapun berikut adalah beberapa Aspek Keamanan

  • Availability : ketersediaan informasi ketika dibutuhkan
  • Integrity : informasi dalam sebuah pesan tidak boleh diubah atau dimodifikasi tanpa seijin pemilik
  • privacy : menjaga data2 yang bersifat private dari orang yang tidak berhak ~ email
  • Confidentiality : laiknya privacy, hanya saja data yang dijaga adalah data pribadi yang diberikan kepada orang lain demi kepentingan tertentu ~ nama, ttl, alamat dll
  • Authentication : keaslian pesan, yang mengakses dan pengirim bener” asli
  • Non Repudiation : pesan benar” dikirim oleh orang terkait dan dia tidak bisa mengelak
  • Authority : informasi pada sistem jaringan tidak bisa dimodifikasi
  • Access Control : cara pengaturan akses informasi (siswa, guru, admin)

♉ Semoga Bermanfaat ♉