Sistem Operasi Jaringan

Posted on Updated on

Jenis”SistemOperasi” yang ditujukan untuk menangani kebutuhan Jaringan

Tidak seperti OS biasa yang dirancang untuk single user, Sistem Operasi Jaringan ditujukan untuk melayani keinginan pengguna dengan banyak layanan seperti berbagi file, printer dll

Fungsi

  • Mengelola sumber daya jaringan
  • Menyediakan layanan
  • Sharing resources
  • Media komunikasi
  • Integrasi Data
  • Keamanan Data (hak akses dan permission)
  • Pengembangan dan Pemeliharaan

sistem operasiMacam

  1. Windows Based
    • Windows NT
    • Windows 2000 Server
    • Windows 2003 Server
    • Windows 2008 Server
    • Windows 2012 Server
  2. Unix Based
    • Minix
    • SunSolaris
    • Novell
    • FreeBSD
  3. Linux Based
    • Debian
    • Fedora
    • Slackware
    • Suse
    • Redhat

Berdasar Mode Instalasi
Berdasar pada proses instalasinya, OS Jaringan diklasifikasikan menjadi :

  1. CLI (Command Line Interface) ~ mode instalasi berbasis text
  2. GUI (Graphical User Interface ~ mode instalasi berbasis grafis [interface + mouse + keyboard]

Berdasar Kode Sumber
open & close

  1. Open Source
    Sistem Operasi dimana kode programnya bersifat terbuka dan disediakan oleh para pengembang agar dapat dipelajari, diubah, dikembangkan dan disebarluaskan

    Kelebihan

    • Banyak tenaga SDM yang berperan mengerjakan proyek
    • Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
    • Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
    • Lebih aman
    • Hemat biaya

    Kekurangan

    • Kurangnya SDM yang memanfaatkan open source
    • Tidak adanya proteksi terhadap HAKI
  2. Close Source
    Sistem Operasi dimana kode program bersifat tertutup dan tidak dibuka secara umum. Pemilik bisa membagi kode program melalui lisensi dengan membayar

    Kelebihan

    • Kestabilan sistem terjamin karena ada penangung jawab resmi
    • Support langsung dari pemilik aplikasi /program
    • Mudah mendapatkan sertifikasi
    • Lebih mudah digunakan / dipelajari / dipahami

    Kekurangan

    • Tidak ada support khusus / langsung dari pembuat (developer)
    • Tidak adanya proteksi terhadap HAKI
    • Celah yang terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi
    • Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana
    • Pengembangan terbatas
    • Aplikasi umumnya tersedia berbayar
    • Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna

Source :
Google
Computer-Ciber

♉ Semoga Bermanfaat ♉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s