Sajak IBU

Posted on

Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya..
Berapa banyak yang sanggup meLAP muntah ibunya..
Berapa banyak yang sanggup mengganti lampin ibunya..
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya..
Berapa banyak yang sanggup membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya..
Berapa banyak yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibunya..
Dan .. akhir sekali …

Berapa banyak yang mendo’akan JENAZAH ibunya..

ibuAku mempunyai pasangan hidup …
Aku mempunyai ibu …

Saat senang aku cari pasanganku …
Saat sedih baru cari ibuku …

Saat sukses aku seritakan pada pasanganku …
Saat gagal aku ceritakan pada ibuku …

Saat bahagia aku peluk erat pasanganku …
Saat sedih aku peluk erat ibuku …

Saat liburan aku bawa pasanganku …
Saat aku BTaku mampir ke rumah ibuku …

Saat sambut valentine selalu beri hadiah pada pasanganku …
Saat sambut Hari Ibu aku cuma dapat ucapkan “Selamat Hari Ibu

Selalu aku ingat pasanganku …
Selalu ibu yang ingat aku …

Setiap saat aku akan telpon pasanganku …
Kalau lagi ingat baru aku akan telpon ibuku …

Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku …
Enyah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibuku …

Sumber : WA seorang kawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s