Manusia dan Dirinya

Posted on

Dalam menjalani hidup dan kehidupan yang berliku penuh kelok, seringkali kita mendapati diri sendiri tak berdaya terpojok dalam dekapan hangat selimut kebingungan dan kegalauan.

NoteDi fase keRAPUHan itulah kita akan mendapati realita bahwa kekuatan, kepandaian, beragam potensi, kedudukan, prestasi, ketenaran dan kekayaan tak berlaku:mrgreen:

Kala teman seolah entah kemana
Kala sahabat tiada rimbanya
Kala keluarga tak terjagkau
Kala handai taulan seakan menghilang
Kala do’a yang hanya bisa terpanjat
Kala hanya Tuhan yang selalu senatiasa mengulurkan tangan

Disaat itulah kita menemukan sosok diri kita yang sebenarnya, dimana sering terlupa dan terkadang sengaja dilupakan😳

Sesosok diri seorang hamba yang tangguh, yang mampu bangkit setiap kali terjatuh dan sekuat tenaga memperbaiki diri agar tidak jatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya.

Sesosok diri yang ternyata adalah penyemangat terhebat, pendukung terbaik dan motivator terhandal yang selalu senantiasa dan tanpa kenal lelah mendampingi dengan menumbuhkan semboyan yang melecut serta mengobarkan semangat seperti :

  • Musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri
  • Kegagalan terbesar manusia adalah menyombongkan dan membanggakan diri
  • Kebodohan terbesar manusia adalah mudah ditipu
  • Kesedihan terbesar manusia adalah kedengkian (iri)
  • Kesalahan terbesar manusia adalah mengingkari diri sendiri
  • Kepalsuan terbesar manusia adalah mengingkari diri sendiri
  • Kesalahan terbesar manusia yang suka mengemis iba adalah merendahkan diri sendiri
  • Kekaguman terbesar manusia adalah pemacu kemajuan
  • Kehancuran terbesar manusia adalah keputusasaan
  • Hutang terbesar manusia adalah hutang budi
  • Anugerah terbesar manusia adalah memberi maaf
  • Harta terbesar manusia adalah kesehatan
  • Kekurangan terbesar manusia adalah kebijaksanaan
  • Kepuasan terbesar manusia adalah memberi bantuan kepada orang lain

Note :
Tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang kita butuh peran serta orang lain dalam proses pengembangan diri, tapi kita tidak boleh melupakan bahwa penyemangat, pendukung dan motivator terbaik adalah Diri Sendiri😎

Source : #woltbit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s