The Real Me

Posted on

“Masak sih …”
“Bagaimana bisa!!!”
“Jangan2 salah :oops:”
“Nggak mungkin ahhh”
“Kog bisa beda :!:”

Itulah sekelumit kecil tanya yang langsung terlontar keluar berbarengan laiknya para pendemo kala aku mendapati “kenyataan bahwa sisi2 diriku yang selama ini begitu aku pegang kuat dan jadikan pijakan semisal :

  • Otak Kanan
  • Peka dan perasa
  • Sanguin
  • Berempati
  • Menghindari konflik dan mencari keharmonisan
  • Humoris dsb

ternyata tak ubahnya “fatamorgana” dengan kesemuannya😦

Setelah membaca dan berdialog langsung dengan Bapak Jamil Azzaini, Bapak Dodi Rustandi (@dodirustandi) dan Bapak Farid Poniman, barulah aku tersadar bahwa sebenarnya “Siapa Kita itu bisa dipelajari dengan : 1) Menemukan Belahan Otak yang Paling Dominan 2) Menemukan Lapisan Otak yang Paling Dominan. Dalam Studi Biologi kita diajarkan bahwa F = G + L dimana :

  • F = Fenotip (100%)
  • G = Genotip (20%)
  • L = Lingkungan (80%)

yang berarti, setiap kita punya gen bawaan lahir yang bisa berubah akibat pengaruh lingkungan.

Adapun latar belakang mengapa aku begitu getol pengen mempelajari dan mengenal : 1) Siapa Aku 2) Kelebihan dan 3) Kekuranganku ., kemudian lebih jauh lagi aku pengen kenal keluargaku, anak2ku serta semua yang aku sayangi adalah sebagai bentuk pemberontakan kepada diri dimana jauh dari orang tua sedari kecil sehingga tidak banyak kenangan2 bersama dan pola hubungan ortu – anak pun sedikit kurang adanya komunikasi. Ditambah realita sekitar dimana ada saudara yang selalu dilarang dan dikekang ortunya, dimarahi dsb serta kehidupan anak2 didik yang beragam.

Setelah tau realitanya bahwa sebenarnya belahan otakku yang paling dominan adalah KIRI dengan lapisan paling dominan LIMBIK KIRI, maka aku harus berusaha keras untuk memaksimalkan potensiku yang selama ini seolah tak terjamah. Perihal sisi2 diriku seperti yang tersebut di atas bukan berarti SALAH, hanya akhirnya aku lebih tau kalau sebenarnya aku :

  • Pengindera
  • Orientasi masa kini
  • Suka yang praktis
  • Mengandalkan Pengalaman
  • Faktual dan detail
  • To the point
  • Pencemas
  • Tidak bisa hidup sendiri
  • Tidak bisa diancam
  • Motivasi dengan diiming2i dsb

Aku masih pengen terus belajar mengenal pelbagai potensi diri dan kelemahanku untuk kemudian diarahkan dan dimaksimalkan sehingga bisa menjadi orang hebat dan yang pastinya membaginya dengan keluarga dan anak2ku sehingga mereka juga bisa merasakan menjadi diri sendiri dan meminimalisir terjadinya Salah Asih dan Salah Asuh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s