Elegi Rezeki

Posted on Updated on

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

Dalam hidup, proses diraihnya REZEKI bagi semua makhluk hidup sebenarnya sudah ditentukan dengan manajemen yang sangat profesional oleh ALLAH. Terlebih bagi kita yang mau menyediakan waktu untuk berpikir dan merenung

Di dalam perjalanannya, acapkali kita menemui sebagian masyarakat bahkan kita sendiri yang masih sering mengeluh manakala sudah bekerja keras banting tulang tapi REZEKI yang didapatkan tetap saja kecil😳

gajiTetapi sadarkah kita bahwa aturan REZEKI yang diberlakukan Allah itu tiada lain juga bersandar dan merupakan imbas dari bentuk kausalitas yang kita lakukan. Untuk lebih menyederhanakan pemahaman kita, ada baiknya kita menelaah kata2 Bpk. Mario Teguh berikut :

Memang rezeki itu sudah ada yang mengatur, yaitu Tuhan.
Ada rezeki untuk orang malas, ada rezeki untuk orang rajin.
Ada rezeki untuk orang yang hanya menunggu, ada rezeki untuk orang yang menjemput.
Ada rezeki untuk orang yang mengeluh, dan ada rezeki untuk orang yang bersyukur.

Dan sesungguhnya, rezeki itu hanya untuk orang jujur.

Adapun terhadap orang yang berusaha mendapatkan REZEKI dari jalan yang tidak baik atau bahkan dengan menghalalkan beragam cara maka sebenarnya “banyaknya uang [curian] mereka bukanlah rezeki, tapi besarnya ukuran hukuman yang pasti dikenakan atas mereka“.

Rezeki sudah ada yang mengatur.
Kita tinggal patuh dalam kejujuran dan kerja keras

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s