Makna Lir Ilir

Posted on Updated on

Lir Ilir

Lir-ilir, lir-ilir
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…

Sebuah Masterpiece Sunan Ampel berupa lantunan syair yang sudah berusia 5 abad yang maknanya masih belum bisa diinterpretasikan oleh banyak masyarakat hingga dewasa ini😳

Betapa tidak ,
disetiap baris untaian syair itu kita selalu dihadapkan pada sebuah rentetan dan rangkaian kata yang tidak bisa ditafsirkan secara parsial😕

yupzzz .,
dengan pemilihan kata2 yang begitu simple tapi berbobot yang selalu membuat kita bertanya2 ada apa dibalik makna kata :

  • Lir Ilir
  • tandure wis sumilir
  • temanten anyar
  • cah angon
  • penekno
  • wet (pohon) belimbing
  • lunyu lunyu
  • mbasuh dodotiro
  • kumitir bedhah ing pinggir
  • Dondomono
  • jlumatono
  • sebo mengko sore
  • padhang rembulane
  • jembar kalangane

untuk lebih jelas akan makna Lir-Ilir bisa didonwload disini (EmHa – renungan Lir Ilir)

2 thoughts on “Makna Lir Ilir

    fandy said:
    June 15, 2011 at 2:16 am

    bukan SUNAN KALIJAGA ta mas ?

    caktuh responded:
    June 15, 2011 at 4:22 pm

    eHmmm ,
    klo dengar dari lantunan Kang EmHa yaaaa Sunan Ampel😕

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s