Konser dan Revitalisasi Taman Bungkul

Posted on

Revitalisasi adalah sebuah proses atau upaya untuk memvitalkan kembali suatu kawasan atau bagian kota yang dulunya pernah vital/hidup, akan tetapi kemudian mengalami degradasi (kemunduran)

Diakui atau tidak, keberadaan Taman Bungkul telah mendapat tempat tersendiri bagi mayoritas warga dan masyarakat Surabaya. Hal ini tidak lain karena sumbangsih Pemkot Surabaya yang menyulap Area Bungkul menjadi taman bermain dan pusat pergelaran beragam acara😎

Tapi .,
disadari atau tidak, seiring berjalannya masa yang selaras dengan semakin meningkatnya kebutuhan manusia. Peran dan Fungsi Taman Bungkul kini sedikit banyak telah mengalami “dekadensi” dimana dibuktikan dengan banyaknya fasilitas yang digunakan tidak pada tempatnya😕

Berdasar pada kenyataan itu kemudian muncul sebuah upaya “Revitalisasi” yang disuarakan oleh para kiai dan ulama yang pada akhirnya juga didukung oleh Komisi D DPRD Surabaya dimana menghasilkan “keputusan sementara” melalui hearing yang dilakukan kemaren (Kamis, 18/3/2011) bahwa pergelaran MUSIK resmi dilarang sebagai wujud untuk menata ulang Taman Bungkul😳

eHmmm ,
semoga semua elemen masyarakat Surabaya bisa belajar dan bersikap lebih bijak. Bagaimanapun juga pembangunan Taman disekitar Makam adalah usaha pemerintah dalam upaya mengakomodasi kepentingan umum, sehingga sudah menjadi keharusan bagi semua untuk menjaga dan menggunakan dengan sewajar dan sesuai fungsinya😉

Sumber : Radar Surabaya (Sabtu, 19 Maret 2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s