el-sensitive

Posted on Updated on

Beberapa hari ini aq ngerasa jadi si super perasa banget, sampai2 semua omongan, perilaku bahkan hal2 sepele dari sebelah dengan mudah masuk merongrong hati. Padahal sich…ā“ selama ini aq cukup cuek tuk urusan2 kaya’ githu… [wLu itu berhubungan langsung with myself].

Awal2na sich aq kira sedang mengalami fluktuasi psikis sementara yang akan berlalu dengan sendirinya dalam ruang waktu yang singkat, tapi… aq G sadar kLu tuch sindrome berhasil menguasai pikiranQ secara sporadis. Hal ini terlihat saat aq ngisi materi dimana some students of it’s class says that I’m so sensitive terhadap sikap mereka trus ditambah comments of my buddies yang secara tiba2 harus menerima semprotan plus omelanQ tatkala talking ‘n melihat kondisi yang bagiQ insensitive.

“Ada masalah apa??”
“U lagie dapet?”
“[gila, mang cewe’šŸ˜” PMS?]”
“G usah dijawab daripada kena semprotan!”
“mending tulis dijidat ma punggung [awas lagi sensitif…]”
“Bla…..bla…bla…”
——— and many more ———

Hanya senyum kecut dan tawa dalam hati yang bisa Q lakuin pas ndengerin complain mereka, “Benarkah aq jadi begitu sensitif :?:”
“saat ini…”
“???????ā“ ???????”
“terus…”
“kemana sikap cuek itu??”

One thought on “el-sensitive

    rizalrepublic said:
    February 15, 2008 at 3:38 pm

    Ya…Sensitif itu bagus..Hanya batu yang ga punya perasaan. jadilah orang sensitif tetapi satu yang hrs dipegang. Positif thingking ma keadaan disekitarmu.wis iku thok ae
    wis men!!!
    salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s