Jobless

yupzzz ,
itulah yang sedang aq alami sekarang :oops:

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan “Jobless“, hanya saja terkadang terlintas rasa jenuh dan bosan yang datang bertamu mendera pikiran sehat menyisakan selaksa hampa :roll:

tidak ada alasan pasti perihal alibiq yang memutuskan tuk “resign“, bahkan setelah hampir 2 bulan pun aq masih belum tau :?
apakah karena :

eHmmm ,
bagaimana pun juga semua sudah terjadi dan meninggalkan seberkas sesal yang disebabkan tipisnya iman sehingga berimbas pada pola pikir yang irrasional dan labil.

tapi semua harus aq jalani dan menjadikannya sebagai serpihan puzze kehidupan serta cermin diri dalam melanjutkan langkah guna menjalani hidup yang sarat akan onak duri dan kerikil tajam demi menggapai mimpi dan merengkuh resolusi diri ;)