Bos berhemat anggaran,
Staff bilang “Dia kepelitan!”
Bos menetapkan deadline,
Staff bilang “Ini tekanan!”
Bos suka mengontrol,
Staff bilang “Kayak diktator!”
Bos membuat keputusan primer-sekunder,
Staff bilang “Otoriter!”
Bos memberikan kelonggaran,
Staff bilang “Di mana ketegasan?”
Bos akrab dengan para kolega,
Staff bilang “Kurang wibawa.”
Bos mengkritik,
Staff bilang “Dasar orang sulit!”
Bos terpaksa menunda pembayaran gaji,
Staff bilang “Manipulasi!”
Bos menyesuaikan kualitas kerja dengan nilai intensif,
Staff bilang “Diskriminatif!”
Bos minta kerja ekstra,
Staff bilang “Ini eksploitasi, Saudara-saudara!”
Bos memangkas biaya agar perusahaan tidak K.O,
Staff bilang “Ayo kita demo!”
Jadi mana yang lebih enak?
Jadi bos atau staff?
“Kerjaku, Ibadahku (Elie Mulyadi)”
Pingback: Career Destroyer « Dunia Cak Tuh